Selasa, 10 April 2012

Auto Enable & Disable Transparent Proxy NAT

Tutorial ini khusus bagi pengguna Mikrotik yang menggabungkan proxy external baik Ubuntu Server maupun IPCop yang tidak mau repot melakukan enable atau disable fungsi NAT Transparent Proxy di Mikrotik saat proxy external mengalami masalah seperti crash pada squid, PC proxy server mati dan sebagainya.
Ciri-ciri proxy server mengalami masalah:
- Ping ke IP proxy server "request timed out" (RTO)
- Ping ke DNS reply tetapi pada saat browsing "server not found" atau server tidak ditemukan.
Langkah utama yang harus dilakukan kamu pastilah melakukan disable pada fungsi NAT transparent proxy di mikrotik selama kamu memperbaiki PC proxy server-nya.

Nah, agar mikrotik melakukan auto enable-disable fungsi NAT tersebut, berikut yang harus kamu setting:
1. Masuk ke mikrotik via winbox
2. Klik Tools------>Netwatch
3. Klik tanda plus berwarna merah


4. Isi Host dengan IP address PC proxy server kamu, contoh 192.168.7.2
5. Interval biarkan saja default 00:00:10
6.  Time Out isikan saja 20 ms
7. Pada tab "Down" isikan:
    ip firewall nat disable 17
Maksudnya, pada saat proxy di-ping Down selama 20ms, maka fungsi NAT pada urutan ke 17 akan disable (lihat urutan NAT kamu di ip firewall NAT di mikrotik, kebetulan NAT proxy saya pada urutan ke 17).
8. Klik lagi tanda plus yang berwarna merah dan isi Host dengan IP address PC proxy server kamu, contoh 192.168.7.2 (sama dengan langkah point 4)
9. Time Out isikan saja 300000 ms (sekitar 5,2 menit) atau sesuaikan dengan lamanya PC proxy server kamu melakukan reboot ulang.
10. Pada tab "UP" isikan:
Maksudnya, pada saat proxy di-ping UP selama 300000ms, maka fungsi NAT pada urutan ke 17 akan enable.

Lihat gambar di bawah ini:
On Down: ip firerwall nat 17 disable
On Up: ip firewall nat 17 enable

4 komentar:

Rifani.pfr mengatakan...

wahh,...

bingung Gan... :D

Fanizar mengatakan...

:) kita belajar sama-sama :)

Anonim mengatakan...

MAKASIH BANYAK GAN ....

Fanizar mengatakan...

sama sama gan :)